Sekolah Sawit Lestari, Kontribusi Masa Depan Negeri Dari Sukanto Tanoto

Siapa yang tak kenal dengan kelapa sawit? Di Indonesia, hampir semua orang mengetahui komoditi yang satu ini. Selain populer, ternyata kelapa sawit merupakan produk pertanian paling sukses kedua di Indonesia setelah padi. Kelapa sawit juga merupakan komoditas ekspor pertanian terbesar. Dengan begitu, baik industri maupun perkebunan kelapa sawit mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia secara signifikan.

Industri kelapa sawit ini juga menjadi sarana meraih nafkah dan perkembangan ekonomi bagi sebagian besar masyarakat di pedesaan Indonesia. Industri ini diperkirakan akan terus berkembang pesat, karena kebutuhan minyak sawit dunia mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa dasawarsa terakhir dengan produksi minyak sawit saat ini diperkirakan lebih dari 45 juta ton. Di sisi lain, Indonesia merupakan salah satu negara produsen serta eksportir minyak sawit terbesar di dunia. Total minyak sawit yang diproduksi mencapai lebih dari 18 juta ton per tahun.
Karena permintaan dunia akan minyak sawit diperkirakan akan semakin meningkat di masa depan, tentunya minyak sawit menawarkan prospek ekonomi yang paling menjanjikan bagi Indonesia. Produksi minyak sawit dunia diprediksi akan meningkat 32% menjadi hampir 60 juta ton menjelang 2020. Pembatasan konversi hutan untuk perkebunan kelapa sawit Indonesia tentu akan mengurangi ketersediaan lahan subur dan menghambat ekspansi industri ini.

Merespon positif terkait pentingnya budidaya kelapa sawit, Tanoto Foundation yang merupakan perusahaan milik pengusaha terkemuka Sukanto Tanoto, melalui anak perusahaannya yakni Asian Agri menyelenggarakan suatu program yang diberi nama Sekolah Sawit Lestari. Asian Agri, merupakan salah satu perusahaan swasta terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1979 dengan lebih dari 25.000 pekerja. Perusahaan ini bergerak di bidang produksi minyak sawit mentah.

Sekolah Sawit Lestari sendiri merupakan suatu bentuk corporate social responsibility yang diadakan oleh Asian Agri. Dengan adanya program Sekolah Sawit Lestari ini, diharapkan masyarakat akan memahami lebih baik terkait praktek pengelolaan minyak sawit berkelanjutan, memperkaya kurikulum sekolah dengan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan di masa depan, serta untuk mendukung anggaran sekolah agar dapat memfasilitasi berbagai kegiatan siswa secara lebih baik.

Di Sekolah Sawit Lestari ini, siswa belajar tentang seluruh siklus hidup dari budidaya kelapa sawit berkelanjutan, dari penanaman bibit kelapa sawit, memelihara pohon-pohon yang telah ditanam agar sehat, sehingga kelak mereka bisa memanen produk mereka untuk dijual. Hasil dari penjualan tersebut kemudian diberikan kembali ke sekolah untuk mendanai kegiatan pengayaan bagi siswa.

Adanya Sekolah Sawit Lestari milik Sukanto Tanoto ini tentu sangat membantu secara signifikan bagi produksi kelapa sawit berkelanjutan. Melalui program ini, Asian Agri tak hanya meraih keuntungan pribadi bagi perusahaan mereka, namun juga memberikan keuntungan bagi masyarakat, alam sekitar, hingga perekonomian negara Indonesia.

Latest comments

No comments